Sebenarnya, untuk mengetahui motor-motor baru apa saja yang bakal diluncurkan ke Indonesia, selain melalui informasi di dunia maya, konsumen di Tanah Air juga dapat menengok situs resmi TPT Online milik Kementerian Perindustrian. Di dalam situs tersebut, terpampang dengan jelas motor-motor apa saja yang dijadwalkan dirilis, mulai apakah sudah melalui proses perizinan atau belum, sudah diproduksi atau belum, hingga berapa unit yang kira-kira bakal diproduksi atau diimpor.
Meski demikian, data yang tertera dalam TPT Online Kementerian Perindustrian masih menimbulkan teka-teki tentang motor apa saja yang bakal diluncurkan. Pasalnya, di data tersebut, pabrikan atau perusahaan (dealer resmi) hanya menyertakan kode motor dan kapasitas mesin motor baru yang bakal mereka bawa. Alhasil, banyak kalangan yang kemudian menerka-nerka jenis kuda besi apakah tersebut, termasuk ketika melihat kode CBR500RAG yang didaftarkan PT Astra Honda Motor (AHM) pada tahun 2015 lalu.
Dari data Kementerian Perindustrian, kala itu PT AHM diketahui bakal memboyong 75 unit sepeda motor berkode CBR500RAG. Penyelesaian proses daftar uji tipe sendiri berlangsung pada tanggal 19 Januari 2016. Dan, banyak kalangan yang yakin bahwa motor baru yang dibawa PT AHM ke Indonesia adalah model CBR500R teranyar.
Benar saja, selang sebulan kemudian, atau tepatnya tanggal 26 Februari 2016, PT AHM meluncurkan varian CBR500R terbaru untuk pasar Indonesia dalam sebuah acara di Potato Head Garage, Jakarta Selatan. Motor yang termasuk dalam kategori big bike ini dirilis karena banyaknya permintaan dari konsumen Indonesia.
Dari sisi desain, motor ini dilengkapi dengan fairing yang berbentuk tajam dan makin sporty di sektor depan. Sudut yang tajam dari lampu depan ganda dengan teknologi LED juga tampil kompak yang dihadirkan dengan pencahayaan yang terang dan dikombinasikan dengan lampu senja yang berkontribusi memberikan tampilan CBR500R yang tegas.
Bergerak ke sektor kaki-kaki, terdapat suspensi depan model teleskopik berukuran 41 mm untuk memberikan pengendalian sempurna dengan pengaturan tingkat redaman. Di bagian belakang, ada suspensi Pro-Link dengan pengaturan hingga sembilan tingkatan bekerja melalui box-section swing arm besi yang kuat.
Untuk bagian jantung pacu, pabrikan Jepang membekali motor ini dengan mesin tipe 4-stroke, DOHC, liquid-cooled, parallel-twin cylinder, berkapasitas 471cc. Dengan modal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 37,1 kW pada putaran 8.500 rpm dan torsi puncak menembus angka 44,5 Nm pada putaran 7.000 rpm.
Ketika pertama kali diluncurkan, AHM melepas CBR500R dengan harga mulai Rp144 juta (on the road Jakarta) dan hadir dalam pilihan warna Milenium Red dan Matte Gunpowder Black. Berikut spesifikasi teknis Honda CBR500R.
| Dimensi | 2.081 mm x 756 mm x 1.150 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.409 mm |
| Jarak ke Tanah | 140 mm |
| Tinggi Jok | 789 mm |
| Berat | 192 kg |
| Kapasitas Bahan Bakar | 16,7 L |
| Tipe Mesin | 4-stroke, DOHC, liquid-cooled, parallel-twin cylinder |
| Kapasitas Mesin | 471cc |
| Diameter x Langkah | 67 x 66,8 mm |
| Daya Maksimum | 37,1 kW @ 8.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 44,5 Nm @ 7.000 rpm |
| Transmisi | Manual, 6-speed |
| Rangka | Diamond steel |
| Suspensi Depan | Teleskopik 41 mm |
| Suspensi Belakang | Pro-Link single shock |
| Rem Depan | Single disc 320 mm, 2-piston |
| Rem Belakang | Single disc 240 mm, single-piston |
| Ban Depan | 120/70ZR – 17M/C |
| Ban Belakang | 160/60ZR – 17M/C |






